jump to navigation

Kewaspadaan orangtua terhadap bahaya Narkoba bagi anak. Juli 14, 2010

Posted by sonasnews in Uncategorized.
trackback

Rasanya sudah tidak ada lagi kata yang pantas terlontar untuk Narkotika dan Zat Adiktif Psycotropica  selain berantas dan basmi sampai keakar – akarnya. Kemarahan sepertinya harus didegungkan seluruh masyarakat di seluruh Indonesia. Pasalnya sudah banyak generasi muda yang harus menghembuskan nafas terakhirnya karena mengkonsumsi narkoba, meski ada pengguna yang tidak sampai meninggal tetapi tetap saja sel – sel jaringan otak dan kesehatan sudah terganggu. Bayangkan bila setidaknya 2/3 anak muda Negeri ini terkena narkoba maka niscaya akan menunggu kehancuran saja. Beruntung salah seorang mantan pengguna narkoba Gilang bisa keluar dari lingkaran setan. Selama mengkonsumsi Narkoba memang selalu merasa tenang, namun jika tidak menggunakan maka badan terasa sakit. Pemuda yang mulai mengenal narkotika sejak SMP itu mengaku sangat sulit keluar dari jerat barang haram jika tidak dibantu keluarga dan orang – orang terdekatnya.

Gilang tentunya contoh kecil dari pengguna narkotika yang berhasil keluar, Menurut Ketua Badan Narkotika Propinsi Jawa Barat Dede Yusuf hanya sekitar 10 persen dari pengguna narkoba yang akhirnya tidak lagi mengkonsumsi. kenyataan itu harus membuat pencegahan dan penindakan terus dilakukan oleh penegak hukum dibantu masyrakat bila perlu sampai menghukum mati bandar narkotika. Bentuk pencegahan yang dilakukan dengan membuat Desa Siaga Narkoba di Desa Pasir Kecamatan Citeureup, wilayah itu dipilih karena banyak ditemukan indikasi peredaran ganja terlebih akses menuju Jakarta yang terbilang cepat. Dede Yusup menjelaskan berdasarkan data statistik tahun 2008-2009 menunjukkan bahwa angka kematian akibat Narkoba dalam perharinya diseluruh Indonesia telah mencapai sekitar 40 jiwa. Dari seluruh jumlah penduduk Indonesia, sekitar 2 persennya terkena narkoba, hal ini berarti jika penduduk Indonesia seluruhnya berjumlah 200 juta jiwa , maka terdapat sebanyak 400 ribu orang terkena Narkoba. Jadi kalau di Kabupaten Bogor yang penduduknya sebanyak 4,7 Juta jiwa, maka ada sekitar 20 ribu orang yang terkena Narkoba, dan dari sekian banyaknya orang itu, maka sekitar 60 persennya akan terkena HIV dan AIDS. Hal ini dikarenakan, pada umumnya Narkoba itu, akan menularkan HIV dan AIDS, yang diakibatkan jarum suntik. Melihat kondisi itu Dede Yusuf menggangap pengedar narkoba bisa disamakan dengan pelaku terorisme yang ingin menghacurkan bangsa Indonesia secara perlahan tapi pasti.

Sebegitu bahayanya narkoba sampai harus ada kesadaran bersama akan bahayanya tidak hanya bagi diri sendir tetapi juga untuk kehidupan bangsa dan negara.

Lalu bagaimana cara mencegah bertambah banyaknya pengguna narkotika dimulai dari lingkungan keluarga. Menurut Penyuluh Narkotika Etti Fatimah perang orang tua sangat menentukan dalam menjauhkan anak dari narkoba. Kasih sayang dan perhatian mutlak harus diberikan bagi anak. Jika melihat perilaku anak yang mulai berubah seperti pemurung dan tempramental segera tegur dan ajak berbicara. Terlebih bila sang anak ternyata menjadi korban maka segera mengajaknya ke dokter ketergantungan obat , namun sikap acuh dan malu orang tua lah yang kerap menjadi biang keladi anak lebih dalam jatuh dalam lembah hitam.

Tidak hanya itu penindakan secara hukum juga akan dilakukan, Kasat penyuluhan Direktorat Narkotika Polda Jabar AKBP Hendra Suherlan menegaskan pihaknya tidak akan lelah mengungkap pabrik narkoba. Kepada masyarakat melihat gelagat mencurigakan seperti ada pengangkutan bahan kimia segera melaporkan kepada aparat berwajib.

Semua upaya tersebut akan sia – sia bila tidak ada kemauan dari para pengguna untuk berhenti. Maka Stop Narkoba atau Mati Muda.


Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: