jump to navigation

Jadi pengamen dan anak jalanan bukan cita – cita ku………. Juli 20, 2010

Posted by sonasnews in Uncategorized.
trackback

Masa kecil atau kanak – kanak tentunya sangat indah menikmati hari bersama kedua orang tua dan keluarga, bersenda gurau dan bercengkrama merupakan kegiatan yang mengasikan. Namun rupanya seluruh kebiasaan itu seakan sirna bagi Ega, salah seorang pengamen di Simpang Pemda Cibinong, Kabupaten Bogor misalnya, terpaska mengadu nasib dijalan sejak 7 tahun lalu. Bagi pria berumur sekitar 17 tahun itu seluruh masa kecilnya dihabiskan untuk mencari nafkah dengan menjual suara sebab sejak kecil hanya mengeyam pendidikan hingga kelas 2 SMP. Berbagai kisah suka dan duka harus dihadapi anak ke 2 dari 4 bersaudara itu seperti dikejar – kejar trantib bila mengamen dijalan sampai diminta seluruh uang hasil jerih payahnya. Namun tetap saja ada kisah suka antara lain bisa mengenal banyak orang dan adanya tali silahturahmi serta solidaritas kuat antar sesama musisi jalanan. Tetapi bila waktu bisa diputar kembali Ega mengaku tidak mau menjadi anak pengamen jalanan sebab itu bukan cita citanya.

Hal senada juga disampaikan Juanedi anak jalanan lainya yang sekaligus diminta kepada masyarakat jangan memandang rendah atau bahkan menghina mereka sebab dimata Tuhan sama.

Tanggapan semakin maraknya Anak Jalanan juga dilontarkan Anggota komisi D DPRD Kabupaten Bogor Ida farida, Menurutnya Pemda harus mempunyai program yang konkrit sehingga bisa minimal menekan kehadiran mereka. Terlebih kehadiran Anjal sangat rentan terjadi permasalahan sosial.

Komentar juga datang dari lingkungan Pendopo. Juru Bicara Bupati Bogor David Rizar Nugroho menjelaskan pihaknya sudah menyiapkan berbagai program pengentasan kemiskinan antara lain sekolah gratis dan pembenahan rumah tidak layak huni serta Jamkesda, sebab hal itulah yang menjadi biang keladi anak usia sekolah turun kejalan.

Tetapi semua tindakan pemerintah juga harus ditunjang dari berbagai pihak karena anak jalanan merupakan masalah bangsa ini.


David Menambahkan tindakan razia Satuan Polisi Pamong Praja – Satpol PP juga mutlak diperlukan. Tindakan itu dimaksudkan untuk memberikan pembinaan dan sekaligus memberikan efek jera agar mereka tidak lagi turun kejalan.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: