jump to navigation

Kenaikan tarif puskesmas dan RSUD Leuwiliang hingga sebesar 50 persen akan disahkan saat Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor selasa besok. Oktober 23, 2010

Posted by sonasnews in Uncategorized.
trackback

Warga Kabupaten Bogor,  yang berobat di Puskesmas,  mau tidak mau harus merogoh kocek lebih dalam, menyusul kenaikan tarif puskesmas dan Rumahsakit Umum Daerah – RSUD Leuwiliang, segera disyahkan. Kenaikan tarif yang akan dituangkan dalam   Peraturan Daerah, Rancangannya  telah  selesai dibahas Panitia Khusus – Pansus 2 DPRD Kabupaten Bogor.  Nantinya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan   di Puskesmas, warga Kabupaten Bogor dikenakan biaya pendaftaran  5 ribu  dari sebelumnya 3 ribu rupiah, atau mengalami kenaikan sekitar 60 persen. Alasan dinaikkannya tarif puskesmas dan RSUD Leuwiliang, menurut  Ketua Pansus 2 Eko Saiful Rohman, karena  sejak tahun 2003 retribusi kesehatan tidak pernah mengalami penyesuaian,.  Begitupun hampir seluruh  harga komponen pendukung lainnya,  sudah mengalami kenaikan, sehingga sulit bagi  Dinas kesehatan harus memberikan pelayanan  maksimal lonjakan. Maka, kenaikan tarif  pun  tidak dapat dihindari, terlebih  secara menyeluruh disetiap Puskesmas akan dilengkapi Laboratorium.

Eko Syaiful Rohman, berjanji kebijakan yang diambil Pemerintah Kabupaten Bogor, tidak akan memberatkan warganya. Bagi warga miskin masih digratiskan dari biaya pengobatan ataupun perawatan melalui  Fasilitas Jamkesmas dan Jamkesda serta Surat Keterangan Keluarga Miskin – SKKM. Dalam Perda tersebut, juga mengatur tentang tarif  baru  RSUD Leuwiliang, yang selama ini pembiayaannya  masih  mengacu pada  RSUD Ciawi.  Menurut Eko Saiful Rohman pihaknya akan memantau pelaksanaan kenaikan  tarif Puskesmas dan RSUD Leuwiliang,  terutama dikalangan tidak mampu sehingga mereka tidak mendapat kesulitan saat akan membuat SKKM termasuk membenahi data Jamkesmas dan Jamkesda.  Untuk pemerataan pelayanan kesehatan hingga pelosok daerah di Kabupaten Bogor,  Dinas Kesehatan setempat agar  membuat Puskesmas Pembantu dan keliling hingga ke desa desa .

Eko Syaiful Rohman  –  menghimbau masyarakat luas untuk  turut  mengawasi sekaligus  melaporkan bila ada pelanggaran dan ketidak jelasan tarif serta pelayanan yang buruk di setiap Puskesmas.  Raperda tentang kenaikan tarif puskesmas dan RSUD Leuwiliang, akan disyahkan menjadi Peraturan Daerah melalui rapat paripurna DPRD Kabupaten Bogor, besok

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: