jump to navigation

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bogor Sumarli menegaskan PKL dan Parkir liar harus hengkang dari wilayah Masjid At – Tawun Puncak. November 1, 2010

Posted by sonasnews in Uncategorized.
trackback

Bangunan liar kembali dipermasalahkan Anggota Dewan Kabupaten Bogor, Kali ini PKL dan Parkir Liar di Masjid At Tawun Puncak mendapat sorotan tajam wakil rakyat. Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bogor Sumarli mengatakan semangat menyambut Tahun Kunjungan Wisata 2011 tentunya tidak boleh ada kesemrawutan dan ke kumuhan karena akan mengurangi nilai jual terlebih kawasan puncak notabene menjadi Icon pariwisata. Selama ini PKL dan Parkir Liar di kawasan nan sejuk itu seakan sulit dikendalikan dan dibenahi, malah terkesan seenaknya dengan memakai lahan Fasilitas Sosial dan Umum yang seharusnya dipergunakan untuk ruang terbuka hijau.

Menurut Sumarli PKL bisa ditata lebih rapi, sedangkan lahan yang diperuntukan bisa menggunakan tanah disebelah Masjid sehingga tidak ada pihak yang akan dirugikan.

Mengenai pengelolaan masjid yang berada di ranah Provinsi Jawa Barat, Komisi D Kabupaten Bogor akan meminta langsung kepada Dinas Parisata Propinsi dan Gubernur Jawa Barat untuk ijin pengelolaannya.

Secara menyeluruh Politisi PKS itu menjelaskan sedang menyusun rencana zonanisasi atau rest area PKL di kawasan puncak agar tidak selalu menjadi biang kemacetan, tentunya guna menciptakan hal itu perlu didukung semua pihak agar program tahun kunjungan wisata dapat mendatangkan turis baik lokal maupun internasional.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: