jump to navigation

Warga Desa Sumur Batu Babakan Madang Kabupaten Bogor kemarin mendatangi DPR RI Senayan menuntut kejelasan nasib tanah seluas 110 Hektar yang diserobot Sentul City. Desember 9, 2010

Posted by sonasnews in Uncategorized.
trackback

Merasa tidak puas dengan keputusan Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor, tentang sengketa tanah di Sentul City,   Warga  Desa Sumur Batu Babakan Madang mendatangi Gedung Parlemen di Senayan Jakarta.  Tanah seluas 110 Hektar , awalnya merupakan lahan garapan yang dikelola petani penggarap,  namun sejak tahun 1994 diduga telah terjadi penyerobotan lahan oleh  PT Bukit Sentul Highland atau Sentul City.   Demikian diungkapkan  Ahmad  juru bicara warga desa Sumur Batu Babakan Madang,  ketika dihubungi RRI  melalui Telepon Genggamnya.  Selama lebih kurang 16 tahun,  warga setempat  terus bersabar menunggu untuk mendapat kejelasaan status tanah,  yang sejak itu, berpindah tangan ke pihak  Sentul City.

Menurut keterangan Ahmad,  Warga telah meminta fatwa dari Badan Pertahanan Nasional Pusat yang telah menyatakan kebenaran kepemilikan tanah atas nama warga,  tetapi hingga saat ini pihak Sentul City tak kunjung membayar ganti rugi.  Oleh karena itu warga mencoba meminta dukungan wakil rakyat dengan   mendatangi gedung DPR RI

Dalam pertemuan itu,  DPR RI diwakili Anggota Komisi 2 Budiman Sudjatmiko dan Anggota Komisi 1 yang juga wakil dari Kabupaten Bogor Helmi Fauzi,  berjanji untuk membantu menyelesaikan persengketaan  lahan dimaksud  dengan terlebih dahulu mencari data dan fakta di lapangan.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: