jump to navigation

APBD Kabupaten Bogor belum mampu mengkaver semua aspirasi pembangunan. Maret 14, 2011

Posted by sonasnews in Uncategorized.
trackback

Sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang – RPJPdan RPJM tahun 2013, Pemerintah Kabupaten Bogor terus berupaya meningkatkan  pembangunan Infrastruktur, Pengembangan Perekonomian Berbasis Keunggulan Lokal dan Peningkatan Mutu Pelayanan Pendidikan dan Kesehatan.  Hal itu disampaikan Bupati Bogor – H. Rachmat Yasin saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan – MUSRENBANG tingkat Kabupaten Bogor di Gedung Tegar Beriman Cibinong.

Menurut Rachmat Yasin, walaupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah – APBD Kabupaten Bogor tertinggi di Jwa Barat bahkan diseluruh Indonesia dengan 3,3 Trilyun, namun tidak mungkin dapat mengkaver seluruh aspirasi pembangunan yang disampaikan masyarakat melalui Musrenbang Desa dan Kecamatan.  Tetapi di balik itu, jumlah penduduk juga terus bertambah, sehingga apalah artinya APBD 3,3 Trilyun dibaningkan dengan tanggung jawab dihadapkan pada luasnya wilayah dengan  jumlah penduduk Kabupaten Bogor yang kini mencapai 4,7 juta jiwa. Sehingga secara empiris hasil pembangunan di Kabupaten Bogor nilainya masih sangat rendah. Untuk itu pelaksanaan pembangunan dilakukan dengan skala prioritas.

Ditandaskan Rachmat Yasin, Musernbang bukan forum untuk menggugurkan kewajiban, dan bukan forum formalitas, tetapi Fourm Diskusi, Mengkaji sekaligus   Menguji berbagai kebijakan pemerintah yang direncanakan tahun 2012.  Hal itu dilakukan guna memperkecil distorsi antara aspirasi yang disampaikan masyarakat dengan kemampuan anggaran.  Karena Bupati menyadari betul, tidak mungkin semua aspirasi dapat diakomodir dan direalisasikan karena keterbatasan kemampuan keuangan daerah untuk memenuhi semua kebutuhan masyarakat.  Melalui Musrenbang tingkat Kabupaten Bogor selama dua hari, diharapkan dapat merancang kegiatan pembangunan selama satu tahun kedepan, dengan keselarasan pembangunan.

Ditambahkan Bupati, untuk memperkecil permasalahan tersebut, salah satunya dilakukan dengan memperbanyak terjun langsung ke masyarakat, baik melalui kegiatan Jum’at Keliling – JUMLING maupun Rebo Keliling – BOLING yang dinilainya sangat effektif.

Iklan

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: