jump to navigation

Kewibaan Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor dipertaruhkan dalam penanganan PKL Bekas Pasar Lama Ciampea. Maret 16, 2011

Posted by sonasnews in Uncategorized.
trackback

Tabir berita maret RRI Bogor


Permasalahan pasar di Kabupaten Bogor sepertinya enggan beranjak dari Bumi Tegar Beriman. Tabir Berita RRI Bogor pun pernah mengangkat salah satu persoalan terkait maraknya praktek pungli.
Kali ini perhatian ada di pasar Ciampea dengan adanya dualisme keberadaan pasar. Padahal pemda telah membongkar pasar lama sehingga kenyataannya para pedagang pemilik kios sudah menjadi PKL dengan menggelar barang dagangnya dipinggir jalan. Tetapi ini juga menjadi permasalahan sebab pedagang tetap enggan hengkang ke pasar ciampea Indah. Sampai hari ini puluhan pedagang tetap bersikukuh menempati lahan walau berkali – kali Satpol PP telah menggelar operasi penertiban tetapi hasilnya nihil. Berdasarkan fakta itu lah maka kewibawaan pemerintah daerah di pertaruhkan dengan keberadaan PKL, apakah PKL yang salah atau ini hanya ego pemerintah. Mari kita simak laporan Tim Tabir Berita RRI Bogor menyajikan untuk anda.
….
Pendengar pasar sebagai pusat aktivitas jual beli memang menjadi magnet perhatian semua kalangan. Bahkan semua calon kandidat wakil rakyat dari bupati sampai presiden pernah berkampanye di Pasar. Kendati demikian permasalahan pasar belum juga terselesaikan. Untuk Kabupaten Bogor sendiri ada 24 Pasar yang dikelola Perusahaan Daerah Pasar Tohaga yang juga menjadi operator operasional. Tentu saja satu persatu persoalan hadir, salah satunya yang tak kunjung selesai hingga detik ini dualisme pasar Ciampea. Daerah Kecamatan Ciampea masuk ke dalam kawasan Kabupaten Bogor Bagian Barat berjarak sekitar 25 Kilometer dari pusat Ibukota Kabupaten Bogor Cibinong. Semula pasar Ciampea berada di ujung jalan Letda Sukarna tetapi karena ada kesepatakan membuat pasar baru maka PD Tohaga membuat pasar baru dengan bantuan pihak ketiga PT Yala Persada Angkasa untuk membangun Pasar Ciampea Indah yang juga berada di jalan yang sama atau berjarak 500 meter dari pasar lama. Sedangkan untuk merangsang pedagang pasar lama untuk mau pindah ke kios baru maka PT Yala sudah memberikan diskon plus bebas angsuran selama 3 bulan pertama. Namun ajakan itu tetap ditolak puluhan pedagang karena tidak ingin mempunyai hutang kepada pihak PT. Salah seorang pedagang dudung tetap menolak untuk pindah.
….
Hal itu juga diamini pedagang lainnya Ridwan karena merasa masih punya hak atas lahan itu hingga 2015 sesuai kesepakatan semula.
….
Sikap membandel pedagang itu mendapat sorotan tajam anggota dewan. Ketua Fraksi PPP DPRD Kabupaten Bogor Teuku Hanibal menegaskan pedagang bekas pasar lama sudah membandel dan harus sudah meninggalkan paling lambat january lalu, tetapi dengan tidak kunjung selesainya masalah itu juga mengundang komentar lain dari parlemen Ketua Komisi B Iwan Setiawan menganggap pembangkangan itu sebagai tamparan bagi citra pemerintah daerah, sehingga tindakan pemerintah terbilang gagal
….
Dari pemerintah daerah Satpol PP Kabupaten Bogor tidak akan main – main dengan kewibaan pemda maka menurut Kasatpol PP Dace Supriadi pihaknya akan tetap menertibkan PKL karena sudah melanggar perda nomer 8 tahun 2006 tentang Ketertiban Umum. Seperti dengan memagari bekas pasar menggunakan seng dan beton.
….
Tidak hanya itu satpol PP juga terus menyelidiki keberadaan rumah tinggal di radius sekitar pasar lama yang terindikasi melakukan alih fungsi IMB dari rumah menjadi ruko.
Tetapi lagi – lagi langkah itu pun masih dianggap angin lalu.
Kontan saja kondisi itu sangat merugikan pedagang pasar Ciampea Indah. Salah seorangnya Tegar mendesak pemda tegas menidak PKL untuk pindah ke lahan baru sebab dengan adanya dualisme keberadaan pasar maka penghasilan menurun drastis. Biasanya saat di pasar lama dirinya bisa mendapat 8 juta per hari, tetapi karena terpecahnya pembeli maka dalam sehari tokonya hanya mendapat 2juta perhari, padahal seluruh harga – harga di kedua pasar tidak terlalu jauh. Berdasarkan fakta itu tegar meminta ketegasan pemerintah
….
Seluruh desakan itu harus segera disikapi baik pedagang maupun pemerintah. Sudah saatnya pedagang pasar lama mau masuk ke pasar baru atau memang pemda tidak berdaya menghadapi pembangkangan itu.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: