jump to navigation

Penderita Usus Besar Colostumi Raina Apsari 9 tahun , warga Ciomas Kabupaten Bogor ingin sembuh agar bisa menjadi guru. April 6, 2011

Posted by sonasnews in Uncategorized.
trackback

Raina Apsari , penderita usus besar-Colostumi, mengaku tak pernah menyerah dengan penyakit yang dideritanya sejak berusia  6 tahun. Semangatnya untuk sembuh dan menjadi guru, itulah yang memberikan kekuatan dalam dirinya.

Kini Raina usianya sudah mulai beranjak remaja . Kehidupannya yang sangat sederhana di kaki Gunung Salak, tidak membuat  raina menutup diri dengan teman sebayanya.Meski Raina  anak ketiga dari empat bersaudara itu harus menahan sakit dibagian perut bagian kiri karena penyakit itu telah lama diderita,  Kehidupan Riana, sangat bergantung pada sang nenek Hasanah yang hanya berpenghasilan 10 ribu per hari sebagai buruh cuci.  Dengan susah payah sang nenek, merawat Raina sejak berusia 5 tahun.   Dengan penuh harapan Sang nenek Hasanah, kembali mengenang cucunya ketika berusia 5 tahun dikala susah Buang Air Besar. Bahkan penyakit yang diderita cucunya Raina,  seiring waktu , lambat laun semakin parah.  Sebenarnya pihak keluarga sudah berupaya membawa Raina ke RSMM untuk kemudian dioperasi.  namun selang bebarapa bulan setelah Operasi, jahitan terbuka menganga. Dari kejadian itulah sampai sekarang luka operasi Raina hanya ditutup kantong plastik agar usus yang keluar tidak dimakan ulat dan dijangkiti kuman sehingga menyebabkan infeksi.

Menurut Hasanah dirinya tidak bisa berbuat apapun terhjadap penyakir yang diderita cucunya.  Bahkan Cita-cita Raina , ingin menjadi guru agar dapat memberikan kecerdasan bagi warga Kampungnya. Impian Raina itulah yang membuat sang nenek Hasanah berusaha menyembuhkan penyakit cucunya.

Kondisi penyakit Raina yang semakin memilukan itu, membuat sang Ayah sarifudin, tak mampu menahan tetesan air mata, ketika dijumpai RRI di rumahnya. Sarifudin, ayahnya Raina hanya bisa pasrah dan ingin mengetuk mata hati dan  uluran tangan  donatur untuk membantu pengobatan.

Do’a sang ayah, bagaikan gayung bersambut, Bidan Desa Sukamakmur Wini Rustianti , merasa terketuk hatinya dan  berusaha menolong pasien sebisanya.  Bahkan Wini Rustianti, akan  merujuk ke RSCM Jakarta . Karena  penyakit yang diderita Raina harus mendapat penanganan medis dengan peralatan  canggih. Sedangkan untuk biaya perawatan sepenuhnya sudah ditanggung Jaminan Kesehatan Masyarakat – Jamkesmas.

Kesedihan pun mulai sirna, setelah Raina   telah mendapat penanganan dokter,  RS Marzuki Mahdi.  Selanjutnya akan dirujuk ke RSCM sesuai rekomendasi Bidan Desa.  Selain itu untuk biaya kehidupan sehari – hari keluarga nenek Hasanah juga telah mendapat titik terang dengan banyaknya donatur yang menyumbang. Melihat kondisi itu Raina Apsari hanya berucap pelan “  saya ingin sembuh dan bermain kembali”.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: