jump to navigation

Polres Bogor temukan tindak pidana kelalaian dalam tragedi longsor di pertambangan pasir dan batu Cileungsi. Mei 18, 2011

Posted by sonasnews in Uncategorized.
trackback

Proses evakuasi 2 korban yang tertimbun longsoran di Desa Cipeucang Cileungsi masih terus dilakukan, sebab memasuki hari kedua belum ada tanda – tanda jejak jasad keduanya. Sejak kemarin alat – alat berat seperti beko dan Doser yang membantu mempermudah proses evakuasi, namun kenyataannya justru alat berat itu malah amblas ke dalam tanah yang masih labil. Kapolres Bogor AKBP Herry Santoso mengatakan pihaknya masih terus melakukan upaya mengangkut korban dengan memasang pipa penyedot air agar daerah sekitar menjadi kering  dan bisa lebih memudahkan proses evakuasi. Untuk mempercepat  seluruh pihak SAR di Kabupaten Bogor dan Nasional telah diterjunkan , sebab bila tidak cepat di evakuasi dikuatirkan akan membusuk. Menurut AKBP Herry Santoso , kepolisian juga akan menyelidiki dugaan kesalahan prosedur penambangan hingga menyebabkan kelalaian yang menyebabkan korban jiwa. Dilahan pertambangan di Cipeucang sangat curam karena tidak dibuat secara terasering sehingga sangat riskan bila terjadi kecelakaan.


Sedangkan Bupati Bogor Rahmat Yassin memerintahkan penghentian sementara galian itu sampai ada pemeriksaan kepolisian.

Menyikapi hal itu pemilik galian Anshori mengaku tetap bertanggung jawab dengan memberikan santunan kepada keluarga korban. Pertambangan seluas 18 Hektar itu masih mempunyai Surat Ijin Pertambangan Daerah sampai Juni  2011.  

 


Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: