jump to navigation

Warga dan Aparat di tingkat bawah harus mewaspadai peredaran narkoba. Juli 18, 2011

Posted by sonasnews in Uncategorized.
trackback

Terungkapnya Pabrik Narkoba di Desa Tugu Selatan Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor Minggu  dan Gudang Narkoba Di Perumahan Elit Sentul City Babakan Madang harus mendapat perhatian serius pasalnya dari kedua lokasi itu aparat menemukan barang bukti narkoba yang tidak sedikit, bahkan dari gudang narkoba Sentul Badan Narkotika Nasional menyita 250 robu pil ekstasi yang jika diuangkan mencapai 7.5 milyar rupiah. Direktur Narkotika Alami BNN Brigjen Pol Benny Mutopo menjelaskan saat ini memang pelaku ketap mencari lokasi sepi dan lingkungan acuh agar memudahkan mereka dalam menjalankan aksi jahatnya. Seperti dilingkungan perumahan elit Sentul City dimana warganya satu sama lain sering tidak saling kenal dan memperhatikan, celah inilah yang dimanfaatkan untuk mengelabui petugas.

Kedepan dengan kasus ini harus menjadi pelajaran penting warga untuk turut menjaga kamtibmas dimulai dari aparat paling bawah seperti RT, Rw dan Kepala Desa. Setiap orang baru yang menetap diwilayahnya harus diketahui secara pasti siapa dia dan latar belakang pekerjaan dan aktivitasnya.Menurut Benny  Berdasarkan pengamatan BNN pelaku narkotika tidak melaporkan diri pada petugas di wilayah. Sehingga disinilah titik rawannya dimana cegah dini kerap diabaikan.

“harus ada kesepahaman bahwa siapa pun yang mengkontrak, Ketua RT dan RW harus mengetahuinya, dalam hal ini tidak hanya aparat yang aktif tetapi pemilik rumah pun harus berperan serta mengantarkan pengontrak untuk melapor” Jelas Benny kepada wartawan di TKP gudang Narkotika di Sentul, Kemarin.

Dengan tindakan itu maka jika terjadi sesuatu maka RT dan RW lebih bisa cepat mengantisipasimya tambah Benny.

Sementara itu Ketua Badan Narkotika Kabupaten Bogor Nurhanyanti mengaku kecolongan dengan adanya 2 tempat sentra narkoba di wilayahnya. Saat ini sudah ada instruksi langsung dari Bupati Bogor Rahmat Yassin untuk mengiatkan siskamling. disemua tingkatkan. dari Kecamatan sampai RT.

“kita semua BNK dan Kepolisian terus berupaya untuk menangkalnya, karena bandar narkoba ini bukan hanya terjadi di Kabupaten Bogor tetapi gejalanya ada disemua wilayah Jabodetabek” Tanda Nurhayanti.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: