jump to navigation

Lahan sawah di Bogor gagal panen karena kekeringan, petani alih profesi September 14, 2011

Posted by sonasnews in Uncategorized.
trackback

Ribuan Hektar lahan pertanian di Kabupaten Bogor terancam gagal panen akibat  kekurangan air.  Pantauan RRI dibeberapa titik  kawasan pertanian di daerah timur Kabupaten Bogor  seperti Jonggol, Cariu, Sukamakmur dan Klapanunggal serta Citeureup,  terlihat  mengering.  Kondisi  tanah retak – retak dan sisa pembakaran jerami padi  lebih mendominasi areal persawahan diwilayah tersebut.


Salah seorang petani Endang Syaripudin warga Tanjung Sari
, hanya bisa pasrah menghadapi masalah kekeringan yang melanda lahan pertaniannya sejak dua bulan lalu.


Hal serupa dikeluhkan  Sukardi Petani asal Citeureup yang  seluruh lahan pesawahannya  sudah tidak bisa ditanami,  padahal seharusnya periode ini sudah bisa dipanen.  Akibat  gagal panen itu Sukardi mengaku  mengalami kerugian hingga jutaan rupiah. Untuk menghidupi keluarganya Sukardi  terpaksa beralih profesi menjadi pembuat kerajinan tangan.

Menyikpai masalah kekeringan, kata  Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan M Zairin, yang berdampak pada   masa paceklik, seharusnya sudah bisa diantisipasi warga khususnya petani dengan  mengikuti jadwal tanam.
Dalam Jadwal  yang diklaim sudah disosialisasikan kepada petani,  dilengkapi peta dan masa tanam berdasarkan  perhitungan jumlah panen dan perkiraan cuaca dari BMKG.
Meski Demikian pihaknya tetap akan mengupayakan  penyedotan air di sumur dan sungai menggunakan pompa jetpam agar bisa mengairi sawah

Iklan

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: