jump to navigation

Warga protes Satpol PP tebang pilih bongkar tempat prostitusi di Situsari Cileungsi. September 18, 2011

Posted by sonasnews in Uncategorized.
trackback

Aparat Trantib Pol PP Kabupaten Bogor bersama Linmas kembali membongkar tempat prostitusi di Kawasan Situsari Cileungsi. Pantuan dilapangan sejak pagi sekitar 112 personil gabungan TNI – Polri dan Satpol PP sudah bergerak dari kantor Kecamatan untuk kemudian bergerak menuju tempat pembongkaran dengan menggunakan sedikitnya 8 unit trantib.

Kasatpol PP Kabupaten Bogor Berdasarkan data pihaknya di Kampung Empu Tunggilis Desa Situsari Kecamatan Cileungsi ada 15 bangunan liar yang diduga digunakan untuk praktek prostitusi, karena di dalam rumah atau warung itu mempunyai kamar – kamar untuk melakukan tindakan asusila itu. Terlebih disinyalir pelacur dari Limus Nunggal pindah ke Situsari sebab sudah terjepit keberadaannya dengan kerap ditertibkan.
” Ada beberapa Pelacur dari Limus Nunggal yang pindah kesini (Situsari –  red), jadi marak banget, apalagi daerah ini masuk dalam perkampungan yang banyak anak kecil, jadi kalau dibiarkan bisa merusak perkembangan.”

Namun dalam pembongkaran itu juga sempat mengalami kericuhan dan adu mulut antara pemilik bangunan dengan petugas trantib.

Salah seorang pemilik bangunan Dedi mengaku kecewa dengan pembongkaran itu karena masih banyak bangunan yang tidak dibongkar Pol PP, sehingga ada kesan tebang pilih.
” Ga adil ini, jangan tebang pilih dong masa ada rumah yang karena digembok lalu ga dibongkar, ada apa ini” tegasnya.

Disamping itu Dedi juga mengeluhkan adanya praktek pungli yang dilakukan trantib, agar tidak dibongkar tetapi kenyataannya bangunannya dirubuhkan juga.

Menanggapi hal itu Camat Cileungsi Eman Sukirman menjelaskan memang masih ada 4 bangunan permanen lain yang belum dibongkar karena tidak adanya alat berat.
“Memang ada sekitar 4 bangunan yang belum dibongkar karena tidak ada alat berat untuk mengesekusinya, kemungkinan dalam 1 bulan ini seluruh bangunan itu sudah rata dengan tanah” paparnya.

Setelah mendengar penjelasan itu pemilik bangunan tetap tidak puas dan akan mengambil jalur hukum untuk menuntut hak mereka yang telah dilanggar.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: