jump to navigation

Dewan Kabupaten Bogor sepi bak kuburan, sekwan angkat bicara. Oktober 21, 2011

Posted by sonasnews in Uncategorized.
trackback

Selama satu minggu ini, seluruh Anggota DPRD Kabupaten Bogor tidak ada di Kantor wakil rakyat di Cibinong. Berdasarkan data Kesekretariatan Dewan – Sekwan DPRD setempat Pansus 1 jasa umum dan usaha yang diketuai Wawan Haikal melakukan study banding ke Kuningan selama 1 hari, Pansus 2 membahas pajak parkir dan reklame diketuai Rasyim Kusba study banding ke Cirebon selama 1 hari,
Pansus 3 Retribusi perijinan tertentu dan pajak mineral bukan logal dan batuan yang diketuai Supriyanto study banding ke  Bali selama 3 hari,
Pansus 4 cabut sarang burung walet, dan bumd bpr syariah diketuai Maryono study banding Tasikmalaya.

Sekretaris Dewan Dadang Sunandar mengatakan semua anggota dewan masih dan baru berangkat melakukan study banding, hingga kamis, kemudian dilanjutkan hari Jummat dan Sabtu melakukan kegiatan Bimbingan Teknis – Bintek di Bandung dengan agenda materi
Perencanaan APBD 2012 dan Pembahasan peraturan Menteri Dalam Negeri No 32 tahun 2011 tentang Hibah dan Bansos.
” Sampai akhir minggu ini diperkirakan tidak ada agenda di gedung dewan karena semua Anggota melakukan Study Banding dan Bintek” Ujarnya

Sedangkan semua pansus itu di jadwalkan tanggal 20 Oktober harus sudah selesai dan siap untuk diparipurnakan.

Lebih lanjut Dadang Sunandar menjelaskan seluruh agenda dewan sudah dibahas dalam Badan Musyawarah – Bamus, terlebih agenda itu Study Banding itu memang bisa dilakukan untuk mendukung pembuatan Perda. Sehingga pihaknya mengakui susah untuk membendung agenda dewan karena kesibukan dan ketatnya kegiatan mereka, terlebih kerap mereka berubah tempat study banding berdasarkan situasi dilapangan.

Menurut Dadang Sunandar kunjungan itu merupakan tugas konstitusi dewan, bahkan bila seorang anggota mendekam saja di Kantor itulah yang harus dicurigai karena seharusnya mereka ada dilapangan dengan study banding dan kunjungan kemasyarakat.

” Bila ada anggota dewan yang diam ajah dikantor justru itu yang harus dicurigai tidak melakukan tugas konstitusi karena seharusnya mereka ada dilapangan” Tegasnya.

Namun Sekwan enggan ketika ditanya anggaran yang digunakan untuk study banding karena semua sudah berdasarkan dengan ketentuan yang telah ditentukan sesuai jarak tempuh study banding.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: